Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura | Asian Business Review
, Singapore
1636 views
In photo: Andrew Lim, UOI CEO.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

Usaha kecil dan menengah (UKM) di Singapura berisiko menghadapi tekanan laba yang lebih berat jika gangguan dari Timur Tengah terus mengerek biaya dan membebani arus kas, dengan banyak pelaku usaha yang masih meremehkan risiko finansial yang mereka hadapi, menurut United Overseas Insurance Ltd. (UOI).

“Dengan ketidakpastian geopolitik dan gangguan yang terus-menerus dalam lingkungan bisnis, banyak UKM akan merasakan dampaknya lewat kenaikan biaya logistik, melemahnya permintaan pelanggan, dan tekanan yang kian membesar pada arus kas,” ujar Lim kepada Insurance Asia.

Peringatannya senada dengan temuan dalam SME Index milik Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd. (OCBC) yang dirilis pada 21 April, yang menunjukkan aktivitas bisnis terus berekspansi meski tingkat kepercayaan melemah, seiring perang Iran mengerek harga minyak, energi, dan biaya pengangkutan (freight) serta mengganggu rantai pasok. Indeks tersebut naik ke 51,6 pada kuartal pertama, dari 50,8 pada kuartal sebelumnya.

Berdasarkan data transaksi dari lebih dari 100.000 nasabah UKM OCBC, bank tersebut menyebutkan pengalihan rute pelayaran telah memperpanjang waktu pengiriman, meningkatkan kebutuhan modal kerja, dan berpotensi menekan belanja konsumen ke depannya. OCBC memperkirakan sentimen bisnis akan makin melemah jika kenaikan biaya ini terus berlanjut.

OCBC menambahkan bahwa bisnis yang mengoperasikan armada kendaraan dan kapal, termasuk perusahaan pengiriman last-mile, operator bus swasta, dan perusahaan pelayaran, sangat rentan terhadap kenaikan harga bahan bakar.

Lim mengatakan ekspansi ke pasar lain juga membuat UKM terpapar pada regulasi dan risiko operasional yang belum familiar bagi mereka.

Ia menyebut banyak pemilik UKM melebih-lebihkan tingkat perlindungan yang ditawarkan oleh polis asuransi dasar, sehingga bisnis mereka tetap rentan terhadap kerugian yang mungkin tidak tercakup dalam polis tersebut.

Ia menambahkan, banyak pemilik UKM keliru mengira bahwa polis kebakaran dasar sudah melindungi mereka dari seluruh risiko bisnis.

Menurut Lim, pelaku usaha sebaiknya tidak menangani risiko satu per satu, mengingat perang, volatilitas pasar, dan ancaman siber bisa terjadi secara bersamaan.

“Tantangan terbesar menurut saya adalah ketahanan siber (cyber resiliency),” ujar Lim, sembari menambahkan bahwa banyak pemilik UKM meremehkan eksposur mereka terhadap risiko siber, seiring ancaman yang kian kompleks dan saling terhubung.

Follow the link s for more news on

Sektor bioteknologi India perlu tingkatkan riset orisinal demi dorong inovasi

Innovation pipeline-nya telah tumbuh menjadi lebih dari 2.

CMUH patok harga robot perawat di bawah biaya perawat

Sistem yang dikembangkan rumah sakit ini dirancang untuk terintegrasi dengan alur kerja klinis.

Brand sportswear andalkan rantai pasok demi jaga margin

Aktivitas outdoor dan olahraga wanita diperkirakan menopang permintaan di kawasan ini.

IKEA Indonesia perdalam kemitraan pemasok lokal

Retailer ini bekerja sama dengan 18 pemasok Indonesia di tiga kategori produk.

Bagaimana celah asuransi siber dapat membuat kerusakan pada pabrik

Penghentian produksi bisa lebih merugikan dibanding pencurian data bagi operator industri.

Bencana beruntun ungkap celah asuransi di Filipina

Hanya 10 dari 51 perusahaan asuransi nonlife yang tergabung dalam pool risiko bencana.

Asuransi Jepang lepas kepemilikan saham korporasi usai kasus pelanggaran

Kelompok-kelompok besar berencana memangkas saham strategis hingga nol dalam enam hingga tujuh tahun ke depan.

DBS Indonesia luncurkan layanan portofolio SGD untuk nasabah kaya

Mandiri Investasi akan mengelola dana pada instrumen obligasi, saham, dan emas.

ExxonMobil perluas layanan predictive maintenance di Indonesia

Tujuh lokasi mereka kini menggabungkan lubrication management dengan analisis oli.

PGE bangun keandalan pembangkit geotermal sejak hari pertama proyek

Operator menggunakan data lapangan untuk meningkatkan kinerja jangka panjang.