Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit | Asian Business Review
, Hong Kong
699 views
/Piasupuntongpool from Envato

Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit

Langkah ini memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan kota tersebut.

Hong Kong mengubah kebijakan layanan kesehatan seputar pengendalian biaya, seiring meningkatnya permintaan dan tekanan belanja yang mendorong para pembuat kebijakan ke arah pencegahan, persetujuan obat yang lebih cepat, dan peningkatan produktivitas, menurut para analis.

"Satu-satunya cara bagi Hong Kong untuk menekan kurva biaya agar tidak tumbuh lebih cepat dari produk domestik bruto adalah melalui pencegahan primer terhadap penyakit," kata David Bishai, clinical professor di School of Public Health, Universitas Hong Kong, kepada Healthcare Asia.

Ia mengatakan program kesehatan masyarakat memberikan imbal hasil jangka panjang yang lebih kuat dibandingkan layanan yang berfokus pada pengobatan, dan seharusnya berperan lebih besar dalam mengendalikan biaya layanan kesehatan.

Layanan kesehatan, kesejahteraan sosial, dan pendidikan diperkirakan akan menyumbang sekitar 60% dari total anggaran Hong Kong sebesar $107,7 miliar (HK$843,4 miliar) untuk tahun 2026-2027. Belanja layanan kesehatan saja diperkirakan mencapai $19,5 miliar (HK$153,1 miliar), atau sekitar 18,2% dari total belanja.

Pemerintah tengah memperluas layanan kesehatan primer melalui jaringan co-care yang akan memperluas skrining penyakit, meningkatkan manajemen penyakit kronis, dan memperbaiki akses terhadap layanan diagnostik.

Program ini menargetkan sekitar 700.000 peserta dalam lima tahun pertama. Otoritas juga telah memperpanjang skema voucher layanan kesehatan bagi lansia hingga 2028 untuk mendorong pemanfaatan layanan pencegahan yang lebih besar.

"Membelanjakan dana untuk pencegahan primer terhadap perilaku dan risiko kesehatan memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan Hong Kong," kata Bishai.

Ia mengatakan pola makan adalah salah satu area di mana Hong Kong masih memiliki ruang perbaikan yang besar, meski telah menunjukkan kinerja yang relatif baik dalam menurunkan angka merokok, membatasi konsumsi alkohol, dan mendorong aktivitas fisik.

"Kita kini berada pada titik di mana kurang dari 5% penduduk Hong Kong mengonsumsi lima porsi buah dan sayur segar setiap hari," katanya. "Salah satu investasi terbaik untuk mencegah diabetes, hipertensi, penyakit jantung, aterosklerosis, dan kanker adalah dengan memperbaiki pola makan."

Selain upaya pencegahan, Hong Kong juga memanfaatkan reformasi regulasi untuk memperkuat sektor layanan kesehatan dan ilmu hayati (life science) miliknya.

Anna Cheung, assistant executive director di Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), mengatakan mekanisme "OnePlus" milik pemerintah untuk mempercepat registrasi obat telah menyetujui 19 obat sejak Februari.
Otoritas juga tengah merencanakan pembentukan Centre for Medical Products Regulation, yang menurut Cheung akan berfungsi serupa dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (US Food and Drug Administration) dengan menyederhanakan proses persetujuan dan mendukung pengembangan sektor farmasi kota tersebut.

Hong Kong juga terus memperdalam integrasinya dengan daratan Tiongkok melalui skema Greater Bay Area Medicine and Equipment Connect, yang memungkinkan obat dan peralatan medis yang telah teregistrasi di Hong Kong serta digunakan di rumah sakit umum untuk turut digunakan di institusi layanan kesehatan tertentu di seluruh kawasan tersebut, memberikan perusahaan-perusahaan sebuah jalur masuk ke pasar daratan Tiongkok.

"Banyak yang mencari pengetahuan terkait kesehatan lansia (silver health), khususnya yang berkaitan dengan Alzheimer," kata Cheung. "Kami melihat banyak minat dari investor terhadap teknologi yang terkait dengan kecerdasan buatan."

HKTDC mengatur lebih dari 400 pertemuan bisnis (business-matching) selama dua hari pada acara The Asia Summit on Global Health pada Mei, serta menjadi tuan rumah bagi sekitar 180 peserta pameran, mencerminkan minat investor terhadap teknologi kesehatan dan solusi terkait penuaan.

Kekurangan tenaga kerja tetap menjadi tantangan lain bagi sistem layanan kesehatan.

"Merekrut dari luar negeri bukanlah model yang berkelanjutan," kata Patricia Davidson, co-director di International Centre for Future Health Systems, Universitas New South Wales, kepada Healthcare Asia dalam sebuah wawancara.
Ia mengatakan para pemberi kerja di sektor layanan kesehatan perlu menyediakan kondisi kerja dan retensi yang lebih baik, seiring struktur kerja yang kaku dan dukungan yang terbatas mendorong para pekerja untuk meninggalkan sektor ini.

Ia menambahkan bahwa perencanaan ke depan harus mencerminkan keterbatasan tenaga kerja dan pergeseran kebutuhan sistem.

Follow the link for more news on

Rumah bekas bersubsidi tarik minat pembeli apartemen swasta

Kebijakan ini mendongkrak turnover dengan mempercepat realisasi permintaan, bukan menaikkan volume dalam jangka panjang.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.

Keluhan terhadap perusahaan asuransi Hong Kong naik empat tahun berturut-turut

Otoritas asuransi soroti celah dalam insentif, keterbukaan informasi, dan pengawasan.

Kerugian akibat perubahan iklim yang terus meningkat uji ketahanan jaring pengaman asuransi China

Perusahaan asuransi yang untung besar pun punya batas dalam mengalihkan risiko bencana, meski skala pasarnya besar.