Asian Hospital opens dedicated hernia clinic | Asian Business Review
, Philippines
408 views
Photo by Viktors Duks via Pexels

Asian Hospital opens dedicated hernia clinic

Klinik ini menyasar kesenjangan penanganan di Metro Manila, di mana jumlah kasus jauh melampaui kapasitas bedah yang tersedia.

Asian Hospital and Medical Centre telah membuka klinik hernia khusus pertama di Filipina, bertujuan mengatasi kesenjangan besar antara perkiraan jumlah kasus dan jumlah operasi yang benar-benar dilakukan.

"Dengan menggunakan tolok ukur yang diakui secara global sekitar 100 kasus hernia per 100.000 orang, populasi Metro Manila yang berjumlah 13 hingga 14 juta jiwa setara dengan sekitar 14.000 kasus baru setiap tahunnya," kata Carlos Ejercito, surgery chairman di Asian Hospital, kepada Healthcare Asia.

Ia mengatakan rumah sakit ini hanya menangani 100 hingga 120 kasus per tahun, atau sekitar 0,7% dari perkiraan permintaan tersebut.

"Bahkan Philippine General Hospital, pusat rujukan publik tersibuk di negara ini, hanya menangani 300 hingga 400 kasus per tahun, atau mungkin sekitar 2% dari volume yang diproyeksikan," kata Ejercito melalui Zoom.

Ia mengatakan tidak semua kasus hernia dapat segera dioperasi, dan kendala finansial juga membatasi jumlah prosedur yang tercatat.

"Ketika sebuah health maintenance organisation mengklasifikasikan hernia sebagai kondisi bawaan (kongenital) alih-alih degeneratif, mereka akan menolak menanggung prosedur tersebut, sehingga pasien harus menanggung seluruh biaya sendiri atau memilih untuk tidak menjalani operasi sama sekali," kata Ejercito.

Beaver R. Tamesis, president sekaligus CEO Asian Hospital, mengatakan risiko hernia meningkat tajam setelah usia 65 tahun dan semakin besar seiring obesitas.

Ia mengatakan obesitas memperparah kondisi tersebut dengan meningkatkan tekanan pada perut, sementara penurunan kadar testosteron mengurangi kekuatan otot dan integritas jaringan.

Ia menambahkan bahwa beberapa jenis hernia, termasuk hernia femoralis, membawa risiko komplikasi yang lebih tinggi seperti gangren jika tidak ditangani sejak dini.

"Sebuah pusat layanan seperti yang didirikan oleh Dr. Ejercito ini akan mampu mendeteksi kasus-kasus semacam itu sejak dini," kata Tamesis dalam sesi Zoom yang sama.

Ejercito mengatakan volume prosedur yang lebih tinggi akan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan waktu operasi dan bahan medis, sehingga menurunkan biaya bagi pasien.

"Mengumpulkan keahlian bedah dalam satu wadah, alih-alih tersebar pada praktisi-praktisi secara individual, juga akan memungkinkan proses triase dan alur pasien yang lebih efisien, memangkas masa rawat inap yang tidak perlu dan membebaskan kapasitas tempat tidur di fasilitas yang memang terbatas jumlah tempat tidurnya," katanya.

Ia mengatakan klinik ini juga akan menangani kasus-kasus rekonstruksi dinding perut yang kompleks, termasuk hernia ventral dan insisional berukuran besar yang telah lama tidak tertangani.

Tamesis mengatakan pengaturan yang lebih terspesialisasi ini meningkatkan hasil perawatan dengan memusatkan keahlian dan pengalaman dalam satu unit, alih-alih tersebar di bangsal-bangsal umum.

"Kami berupaya mengembangkan pusat-pusat keunggulan (centres of excellence)," katanya. "Ini akan menjadi model yang sangat baik bagi bidang-bidang lain yang sedang kami pertimbangkan untuk dikembangkan."

Rumah bekas bersubsidi tarik minat pembeli apartemen swasta

Kebijakan ini mendongkrak turnover dengan mempercepat realisasi permintaan, bukan menaikkan volume dalam jangka panjang.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.

Keluhan terhadap perusahaan asuransi Hong Kong naik empat tahun berturut-turut

Otoritas asuransi soroti celah dalam insentif, keterbukaan informasi, dan pengawasan.

Kerugian akibat perubahan iklim yang terus meningkat uji ketahanan jaring pengaman asuransi China

Perusahaan asuransi yang untung besar pun punya batas dalam mengalihkan risiko bencana, meski skala pasarnya besar.