Pengembang asal Thailand mengatakan mal menonjol dengan ‘super app offline’ | Asian Business Review
, Thailand
551 views
Axel Winter, chief digital officer at Siam Piwat Group

Pengembang asal Thailand mengatakan mal menonjol dengan ‘super app offline’

Model bisnis dengan hiburan, makan, dan ritel di bawah satu atap masih berfungsi dan semakin baik dengan teknologi.

MAL, dalam format tradisionalnya, sudah berfungsi serupa dengan “super app” dengan menawarkan berbagai layanan dan produk di luar belanja ritel, menurut Axel Winter, chief digital officer di Siam Piwat Group.

“Mal sebenarnya sudah offline secara analog [dan bisa disamakan] dengan Super App karena menyediakan beragam layanan dan produk,” katanya kepada Retail Asia.

Sebagai contoh, Winter menyebutkan Paragon, sebuah mal yang menggabungkan banyak fitur: fasilitas hiburan yang meliputi akuarium dan area bermain,  serta berbagai pilihan tempat makan, dan opsi ritel yang dapat diakses pelanggan secara fisik maupun digital.

Integrasi digital

Winter menyarankan bahwa beralih ke platform digital dapat lebih meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan mengintegrasikan fitur online dan offline secara mulus. Ini bisa mencakup pengaturan parkir yang lebih sederhana dan opsi bagi pelanggan untuk mengambil pembelian online saat kunjungan berikutnya.

Dengan pengaturan parkir yang disederhanakan, misalnya, pelanggan dapat dengan mudah mengambil pembelian online saat kunjungan berikutnya atau bahkan berhenti sebentar saat makan siang jika mereka berada di pusat kota.

Satu keuntungan bagi Asia Tenggara, menurut Winter, adalah bahwa kawasan ini memimpin dalam inovasi digital menurut standar global. Dia mengatakan mal di Amerika Serikat baru saja mulai mengintegrasikan pengalaman gaya hidup, sementara Asia Tenggara telah mengalihkan fokusnya menuju kemajuan inovasi teknologi.

“Saya pikir Asia Tenggara jelas merupakan pemimpin di sini dalam sisi inovasi digital,” katanya.

Personalisasi AI

Winter mengatakan bahwa Siam Piwat Group sudah memanfaatkan AI dan machine learning untuk mempersonalisasi pengalaman pelanggan.

Dia mengatakan mereka menggunakan berbagai model AI untuk tujuan pemasaran seperti pengenalan dan pemrosesan gambar. Dengan mengadopsi machine learning dan AI generatif, kecepatan dan akurasi dalam mentransformasi atau menerjemahkan data meningkat secara efisien, katanya.

“Ada banyak area di mana AI dalam bentuk apa pun memiliki pengaruh pada arsitektur platform digital dan juga layanan pelanggan,” kata Winter.

Yang membuat integrasi ini lebih mudah adalah bahwa konsumen Thailand antusias mencoba teknologi baru. Konsumen Thailand, khususnya, adalah pemimpin dalam mengadopsi teknologi baru seperti blockchain dan AI.

“Konsumen tertarik pada inovasi. Jadi jika ada fitur baru di luar sana, bahkan jika itu dalam produk minimum viable, atau hanya sebagai fitur dasar, kami melihat konsumen benar-benar ingin mencobanya,” ungkap Winter.

Dia mengatakan bahwa seiring berkembangnya teknologi, begitu juga dengan metode untuk melibatkan pelanggan. Namun, Winter menunjukkan bahwa tidak semua inovasi mampu dipertahankan jangka panjang. “Ini adalah bisnis yang berubah cepat dalam arti banyak hal terjadi setiap hari, dan konsumen senang melihat hal-hal ini.”

Batu bara Jepang belum mampu gantikan pasokan LNG dari Selat Hormuz

Perusahaan utilitas batasi pembelian batu bara di tengah ketidakpastian durasi gangguan pasokan.

Guncangan harga minyak berdampak ke listrik gas Asia, meski dengan jeda

Kesepakatan LNG take-or-pay batasi kemampuan operator menyesuaikan produksi.

Pajak karbon dan impor energi hijau tingkatkan biaya serta risiko kepatuhan

Fokus sempit pada pajak semata mengabaikan gambaran ekonomi yang lebih utuh.

China pimpin investasi fusi energi di Asia dengan dana capai US$5 miliar

China Fusion Energy Corporation berperan sebagai pusat nasional senilai US$2,1 miliar untuk proyek-proyek "matahari buatan".

Inverter grid-forming ambil alih kendali untuk stabilkan jaringan listrik Asia

Pertumbuhan konsumsi listrik kini melaju lebih cepat daripada kapasitas jaringan yang menyalurkannya.

Peritel India beralih ke strategi hiperlokal seiring ekspansi berbasis kota mulai kehilangan relevansi

Peritel memanfaatkan data pasar mikro untuk menentukan lokasi pembukaan toko.

Siam Piwat terapkan standar ramah lingkungan bagi seluruh tenant mal di Bangkok

Permintaan pascapandemi mendorong pergeseran menuju konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Nando's andalkan desain gerai untuk menangi persaingan lokasi drive-thru

Jaringan restoran ini membidik lokasi premium di luar klaster QSR tradisional.

Restoran ramah hewan peliharaan berpotensi dongkrak lalu lintas mal di pusat kota Hong Kong

Belanja akhir pekan diperkirakan lebih menguntungkan mal di pusat kota dibandingkan pusat perbelanjaan di pinggiran.

Uniqlo buka gerai interaktif koleksi pakaian untuk cuaca panas di Singapura

Pengunjung dapat merasakan langsung fungsi kain melalui instalasi interaktif.