Dampak GenAI pada ritel berkembang lebih cepat dari yang diharapkan | Asian Business Review
, Malaysia
557 views
Shutterstock photo

Dampak GenAI pada ritel berkembang lebih cepat dari yang diharapkan

Peritel kini memanfaatkan GenAI untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dalam komunikasi, pemasaran, dan operasional.

Dampak GenAI tidak dapat dihindari dan akan mengganggu berbagai sektor, termasuk ritel, menurut Amanda Chin, partner di Bain & Company di Kuala Lumpur.

“Tidak perlu diragukan lagi bahwa GenAI bukanlah tren sesaat. Ini akan mengganggu setiap industri; ini hanya masalah kecepatan dan skala,” katanya di Retail Asia  Forum baru-baru ini.

“Kita sudah melihat dampak signifikan di industri seperti layanan keuangan, di mana manajemen pengetahuan dan nasihat sangat penting, dan ini telah mulai mempengaruhi peritel di seluruh dunia,” tambah Chin.

Dia mengamati bahwa peritel kini sedang menghadapi pertanyaan-pertanyaan mendasar terkait identifikasi kasus penggunaan yang menjanjikan, waktu implementasi yang optimal, dan kesiapan struktur organisasi yang penting.

Pergeseran ini, katanya, mencerminkan pengakuan yang semakin bertumbuh di kalangan pelaku industri akan potensi GenAI untuk menciptakan nilai yang signifikan.

Dalam laporan terbaru Bain & Company, peritel berencana memperluas investasi awal mereka dalam AI untuk mencocokkan adopsi cepat AI di kalangan konsumen. Ini menekankan potensi GenAI untuk secara substansial meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya di seluruh industri.

Mikey Vu, yang merupakan partner di retail Practice Bain & Company, menekankan pengaruh transformatif GenAI pada sektor ritel, termasuk pencarian percakapan dan aplikasi yang dipersonalisasi.

Dia mengatakan bahwa teknologi sedang mengubah lanskap ritel dengan kecepatan yang mungkin melebihi tonggak-tonggak sebelumnya seperti kemunculan ponsel pintar atau internet.

Laporan tersebut mencatat bahwa alat-alat yang didukung AI, seperti asisten belanja percakapan dan fitur pencarian yang ditingkatkan, dapat mempersonalisasi pengalaman pelanggan, dengan potensi meningkatkan pendapatan sebesar 5 hingga 10%. Selain itu, konsumen lebih percaya pada AI untuk rekomendasi belanja yang dipersonalisasi daripada untuk kasus penggunaan lainnya.

Mengambil contoh dari survei terbaru di kalangan peritel, Chin juga mengutip wawasan yang memikat tentang tren adopsi saat ini dan tujuan bisnis utama yang terkait dengan GenAI.

Mulai dari meningkatkan komunikasi dengan pelanggan hingga mengoptimalkan strategi pemasaran dan menyederhanakan operasi internal, dia mencatat bahwa peritel secara strategis memanfaatkan GenAI untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dalam lingkungan pasar yang dinamis saat ini.

Untuk menyederhanakan lanskap multifaset aplikasi GenAI, Chin mengkategorikan mereka ke dalam tiga area utama: meningkatkan keterlibatan pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, dan membangun model bisnis yang tangguh.

Dia menyoroti evolusi cepat persepsi seputar GenAI, dengan menekankan pergeseran dari eksplorasi hati-hati menjadi adopsi yang percaya diri dalam sektor ritel.

Rumah bekas bersubsidi tarik minat pembeli apartemen swasta

Kebijakan ini mendongkrak turnover dengan mempercepat realisasi permintaan, bukan menaikkan volume dalam jangka panjang.

Perang Timur Tengah ungkap risiko arus kas bagi UKM Singapura

CEO UOI Andrew Lim mengatakan banyak bisnis masih kurang terproteksi di tengah biaya operasional yang terus naik.

Kerugian akibat fraud ungkap ketertinggalan sistem pembayaran asuransi Hong Kong

Cek fisik dan proses manual masih bertahan meski biaya fraud capai 5% dari pendapatan.

Asuransi Asia Pasifik lirik utang pasar berkembang demi kejar imbal hasil

Penerbitan investment-grade kini kuasai lebih dari separuh pasar.

Perusahaan asuransi perketat kontrol atas jalur pelayaran Hormuz

Jepang dan Korea Selatan hadapi eksposur lebih besar terhadap risiko energi Teluk.

Perusahaan tinjau ulang perlindungan kesehatan seiring biaya klaim yang terus naik

Perubahan rider MOH perketat cakupan dan naikkan eksposur co-payment mulai April 2026.

Perang Iran tingkatkan risiko jangka panjang bagi keuntungan asuransi konstruksi Asia

Gangguan rantai pasok dan volatilitas energi berpotensi kerek premi lebih tinggi pada 2027.

Asuransi Asia Tenggara berisiko tergerus laba akibat sistem data yang lemah

CEO Igloo sebut infrastruktur usang batasi manfaat AI meski belanja teknologi terus naik.

Keluhan terhadap perusahaan asuransi Hong Kong naik empat tahun berturut-turut

Otoritas asuransi soroti celah dalam insentif, keterbukaan informasi, dan pengawasan.

Kerugian akibat perubahan iklim yang terus meningkat uji ketahanan jaring pengaman asuransi China

Perusahaan asuransi yang untung besar pun punya batas dalam mengalihkan risiko bencana, meski skala pasarnya besar.