5 sektor perhotelan Indonesia yang diperkirakan akan berkinerja baik tahun ini | Asian Business Review
, Indonesia
287 views

5 sektor perhotelan Indonesia yang diperkirakan akan berkinerja baik tahun ini

 

Hotel bisnis diperkirakan tumbuh hingga 8%.

Berdasarkan pengamatan tim Colliers Indonesia Hospitality Services, sejak awal 2022, kinerja sektor hotel di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup positif dan signifikan.

Satria Wei, Kepala Hospitality Services, mengatakan, "Mengingat potensi positif dan prospek di sektor hotel pada 2024, ada juga prospek positif untuk berbagai sektor dalam industri perhotelan".

Berikut adalah beberapa sektor dalam industri perhotelan yang diproyeksikan akan tumbuh dengan baik pada 2024.

  • Hotel Bisnis Berdasarkan pengamatan tim kami, kinerja keseluruhan hotel bisnis diperkirakan akan mengalami peningkatan sekitar 6% hingga 8% dari 2023. Prospek kinerja positif untuk hotel bisnis pada 2024 didorong oleh aktivitas MICE, yang dominan baik di sektor swasta maupun pemerintah.
  • Hotel Resor Pada 2024, kami mengamati peningkatan kinerja Hotel Resor dibandingkan dengan 2023. Bagi pemilik atau investor hotel, aspek terpenting adalah hotel harus memiliki identitas dan konsep yang jelas. Oleh karena itu, tren beralih dari hotel non-branded ke branded di hotel resor juga akan menjadi langkah strategis yang memerlukan pertimbangan dan pelaksanaan yang hati-hati. Tren liburan keluarga diperkirakan akan bertahan dan tumbuh. Jumlah kamar yang melayani tipe keluarga diperkirakan akan meningkat pada 2024.
  • Hiburan Proyeksi Colliers menunjukkan peningkatan permintaan untuk Spa, Hiburan Kesehatan, Klub Olahraga, dan Hiburan Olahraga, yang mengarah pada peningkatan jumlah outlet yang dibuka, terutama di Indonesia pada 2024 dibandingkan dengan 2023. Berdasarkan pengamatan kami, untuk bisnis Spa atau Hiburan Kesehatan lainnya, pada 2024, fokus masih akan berpusat pada destinasi wisata seperti Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Bali. Sementara itu, untuk Hiburan Olahraga, penekanan akan berada di kota-kota bisnis seperti Surabaya, Makassar, dan Medan.
  • Makanan dan Minuman (F&B) Bisnis F&B dengan merek yang sudah mapan dianggap lebih berkelanjutan dibandingkan dengan yang tidak. Dari segi kesadaran, menjangkau masyarakat lebih mudah, terutama mengingat sifat penasaran masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kami mengamati ada prevalensi yang meningkat dari merek F&B asing yang memasuki Indonesia.
  • Lapangan Golf Popularitas olahraga individu ini mulai meningkat di kalangan masyarakat Indonesia pada tahun 2020 selama pandemi Covid-19. Golf, yang secara tradisional dikaitkan dengan generasi elite dan tua, kini telah muncul sebagai favorit baru di kalangan generasi muda. Pergeseran ini menjadi faktor signifikan yang berkontribusi pada pertumbuhannya hingga 2023. Salah satu peluang untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan berkolaborasi dengan bisnis seperti outlet F&B, hotel, atau real estate. Hal ini disebabkan oleh permintaan akan hiburan yang sesuai dengan target pasar.

 

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

Radjak luncurkan unit cepat jantung dan stroke untuk tanggap darurat perkotaan

Model ini berpotensi diperluas ke jaringan rumah sakit urban seiring meningkatnya kebutuhan.

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

WA Health perluas sistem pesan digital untuk memperkuat respons darurat

Platform ini menggantikan pager, panggilan telepon, dan SMS untuk memangkas keterlambatan koordinasi.

AHCC perkuat layanan kanker lewat program Patient Advisor

Pendamping pasien membangun kepercayaan, menjelaskan prosedur, hingga memastikan tindak lanjut terapi.

DFI Retail perbarui toko Guardian dan IKEA untuk pengalaman belanja lebih cerdas

Bisnis tidak lagi sekadar transaksi, tetapi semakin bersifat advisori.

Mal di Indonesia prioritaskan pembaruan dibanding ekspansi

Perubahan ini mencerminkan fokus Thailand pada leisure dan Jepang pada efisiensi.

Oh!Some mengandalkan retail berbasis pengalaman untuk menarik konsumen

Layout toko interaktif, kolaborasi, dan event langsung bertujuan mendorong kunjungan ulang.

Departemen store di Singapura mengecil, tambahkan konsep kuliner dan wellness

Media sosial dan e-commerce menaikkan ekspektasi konsumen.