A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia | Asian Business Review
, Indonesia
1482 views
Alouisius Maseimilian, country CEO for Indonesia at A1Health

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

Asia OneHealthcare (A1 Health) melalui jaringan rumah sakitnya di Indonesia menghentikan penggunaan desflurane, produk anestesi yang memiliki dampak lingkungan jauh lebih besar dibandingkan alternatif lainnya.

Perubahan ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi rumah sakit jaringan Columbia Asia Hospitals dan RS Premier sekitar 25% secara keseluruhan, termasuk penurunan hingga 38% pada emisi yang terkait langsung dengan penggunaan desflurane, ujar Alouisius Maseimilian, Country CEO Indonesia A1 Health, kepada Healthcare Asia dalam sebuah wawancara.

“Keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban,” katanya. “Rumah sakit modern tidak hanya bertanggung jawab terhadap pasien, tetapi juga terhadap lingkungan.”

Desflurane menghasilkan sekitar 20 kali lebih banyak gas rumah kaca dibandingkan sevoflurane, obat anestesi yang kini digunakan sebagai penggantinya. Para dokter beralih ke sevoflurane dengan teknik aliran gas rendah (low gas flow), yang menurut rumah sakit tetap memberikan tingkat keamanan dan efektivitas yang sama bagi pasien sekaligus mengurangi konsumsi dan biaya.

Rumah sakit juga memantau penggunaan anestesi dan mengonversinya ke dalam perhitungan emisi karbon. Data tersebut ditampilkan melalui dashboard keberlanjutan digital yang dapat dipantau staf secara real-time. Menurut Maseimilian, transparansi data ini membantu mendorong adopsi di kalangan dokter dan perawat.

Hambatan terbesar justru datang dari sisi budaya kerja. Sebagian staf membutuhkan waktu untuk mengubah kebiasaan, sehingga rumah sakit mengadakan sesi pelatihan, lokakarya internal, serta menunjuk “dokter champion” yang menjadi contoh penerapan di lapangan.

“Perubahan perilaku tidak terjadi dalam semalam,” ujar Maseimilian. “Pelatihan dan kepemimpinan menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kualitas layanan dapat berjalan beriringan.”

Program bebas desflurane ini merupakan bagian dari roadmap A1 Health menuju rumah sakit berkelanjutan, yang juga mencakup peningkatan efisiensi energi, pengurangan limbah medis, serta edukasi pasien mengenai praktik berkelanjutan.

“Rumah sakit masa depan bukan hanya tempat penyembuhan, tetapi juga agen perubahan sosial dan lingkungan,” tambahnya. “Kami ingin meninggalkan bukan hanya layanan kesehatan berkualitas tinggi, tetapi juga warisan hijau bagi generasi berikutnya.”

Reasuransi Asia-Pasifik cari pertumbuhan ke luar negeri seiring persaingan yang kian ketat

Modal reasuransi global diproyeksikan mencapai rekor $705 miliar pada 2026.

ACA pilih AI internal yang lebih lambat demi menjaga kerahasiaan data nasabah

Nasabah di bawah 45 tahun lebih sering memantau klaim asuransi mereka sendiri.

Penjualan bisnis asuransi HSBC dinilai sebagai penyederhanaan portofolio, bukan pergeseran regional

Transaksi asuransi di Asia turun menjadi 31 pada semester pertama dari 41 pada periode yang sama tahun lalu.

RTS Link tekan peritel grocery dan bisnis F&B di Singapura

Konsumen berpotensi membelanjakan US$1,05 miliar lebih banyak per tahun di Johor Bahru.

Ranch Market simpan data pelanggan secara internal demi menjaga layanan premium

Anggota Diamond Plus dapat menghubungi manajer toko secara langsung untuk pesanan khusus.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Pekerja platform masih hadapi kesenjangan layanan kesehatan meski ada perlindungan hukum

Foodpanda dan Singlife meluncurkan program diskon klinik pada Agustus lalu.

Insurtech asia bergeser dari sekadar hype ke fundamental yang lebih kuat

Investor mulai beralih ke perusahaan dengan jalur yang lebih jelas menuju profit.