Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium | Asian Business Review
, Indonesia
1192 views
mayapadahospital.com

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

Mayapada Healthcare memulai inisiatif skala grup untuk mengurangi kesalahan yang terjadi sebelum sampel laboratorium dianalisis—tahap yang selama ini dikenal sebagai sumber paling sering munculnya error dalam proses diagnostik.

Program ini diawali dengan evaluasi lapangan di Mayapada Hospital Bogor, Jawa Barat, pada 20 November 2025 dan selanjutnya akan diperluas ke seluruh jaringan rumah sakit. Fokus utama berada pada proses pemesanan pemeriksaan, pengambilan sampel, serta penanganan spesimen sebelum analisis dilakukan, bukan pada penambahan alat baru.

“Tahap pra-analitik adalah fase paling krusial dalam layanan laboratorium, karena sebagian besar kesalahan diagnostik terjadi sebelum sampel dianalisis,” ujar Dennis Jacobus, Head of Mayapada Laboratory Network, kepada Healthcare Asia. “Prioritas kami adalah memastikan pasien memperoleh diagnosis yang akurat sejak awal, sehingga keputusan terapi dapat dibuat lebih cepat dan lebih presisi.”

Rumah sakit saat ini menghadapi tekanan untuk menghadirkan hasil pemeriksaan yang cepat sekaligus akurat, terutama ketika kompleksitas kasus pasien terus meningkat. Dalam pekerjaan laboratorium, sebagian besar kesalahan terjadi sebelum sampel masuk ke alat analisis, menjadikan tahap ini faktor penting dalam menjaga kualitas diagnosis.

Alih-alih menambah teknologi baru, Mayapada memilih menstandarkan langkah kerja dasar di seluruh rumah sakit. Standarisasi tersebut meliputi pelabelan sampel, penyimpanan, transportasi, hingga dokumentasi. Tujuannya adalah mengurangi perbedaan praktik antar lokasi sehingga hasil pemeriksaan menjadi lebih konsisten.

Dennis menjelaskan bahwa program ini mengacu pada praktik laboratorium internasional yang telah mapan. “Secara global, peningkatan kualitas laboratorium semakin diarahkan pada standardisasi proses pra-analitik berbasis panduan internasional,” katanya dalam jawaban tertulis. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi variasi prosedur sekaligus menjaga mutu layanan secara merata di berbagai fasilitas.

Evaluasi di rumah sakit Bogor menjadi titik awal atau baseline. Temuan dari proses ini digunakan untuk membandingkan praktik antar lokasi dan menentukan area yang perlu diprioritaskan untuk perbaikan.

Mayapada juga menggunakan alat evaluasi digital untuk mencatat temuan dan mengubahnya menjadi data yang dapat dibandingkan antar rumah sakit. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi masalah yang tidak selalu terlihat melalui pemeriksaan rutin.

Menurut Dennis, evaluasi digital memungkinkan identifikasi kesenjangan secara lebih objektif serta memberikan rekomendasi perbaikan berbasis data.

Kemajuan program diukur melalui sejumlah indikator praktis, seperti berkurangnya kesalahan penanganan sampel, meningkatnya kepatuhan terhadap prosedur, waktu penyelesaian pemeriksaan yang lebih cepat, serta hasil laboratorium yang lebih andal.

Indikator-indikator tersebut ditinjau secara berkala untuk memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar meningkatkan akurasi dan kualitas layanan.

Program ini juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Mayapada menjalankan pelatihan terstruktur, pendampingan langsung di lapangan, serta evaluasi berkala agar seluruh staf menerapkan prosedur yang sama di seluruh rumah sakit.

“Kami ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan menerapkan panduan pra-analitik sesuai standar internasional,” kata Dennis, seraya menegaskan bahwa pasien seharusnya mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat di mana pun mereka menjalani layanan.

ExxonMobil perluas layanan predictive maintenance di Indonesia

Tujuh lokasi mereka kini menggabungkan lubrication management dengan analisis oli.

PGE bangun keandalan pembangkit geotermal sejak hari pertama proyek

Operator menggunakan data lapangan untuk meningkatkan kinerja jangka panjang.

Filipina bayar listrik lebih mahal dibandingkan sebagian besar negara Asia Tenggara

Bahan bakar impor dan biaya jaringan listrik terus mendorong tagihan listrik semakin tinggi.

Indonesia andalkan regulasi stem cell untuk tingkatkan layanan longevity

Klinik, resor, dan pengembang properti muncul sebagai adopter awal.

Asuransi Malaysia berlomba memperbaiki customer journey

Empati dan transparansi menjadi keunggulan kompetitif.

Levi's manfaatkan Asia untuk matangkan strategi lifestyle premium

Tren konsumen yang bergerak cepat turut membentuk strategi global merek ini.

Huawei andalkan uji kamera langsung di toko

Perbandingan langsung menggantikan spesifikasi teknis dalam strategi penjualan.

Peritel optik Singapura andalkan layanan eye care untuk dorong repeat order

Keahlian profesional jadi daya tarik yang makin penting seiring meningkatnya persaingan harga.

Pengiriman lewat drone ciptakan ceruk premium di ritel China

Perusahaan mengincar kecepatan dan kepraktisan, bukan menggantikan kurir konvensional.

MINISO melangkah lebih jauh ke creator economy lewat galeri di Shanghai

Peritel ini berencana ekspansi ke Hong Kong, Beijing, Tokyo, Paris, dan New York.