Rumah Sakit Tzu Chi Indonesia menggunakan robot untuk mengobati hernia | Asian Business Review
, Indonesia
1129 views

Rumah Sakit Tzu Chi Indonesia menggunakan robot untuk mengobati hernia

Fasilitas medis ini telah merawat 40 pasien dengan prosedur minimal invasif.

Rumah Sakit Tzu Chi di Jakarta telah meluncurkan Hernia Center, yang bertujuan mengobati semua jenis hernia menggunakan teknologi termutakhir sekaligus mendorong deteksi dini.

Berlokasi di lantai dua rumah sakit, Hernia Center menawarkan bedah hernia konvensional dan laparoskopi serta dilengkapi dengan Versius Modular Robotic System, sebuah robot bedah portabel.

Dikembangkan oleh CMR Surgical yang berbasis di Cambridge, robot ini memungkinkan prosedur minimal invasif, sehingga mengurangi kerusakan jaringan, meningkatkan kenyamanan pasien, dan mempercepat waktu pemulihan.

Menurut Mayo Clinic, hernia terjadi ketika jaringan, seperti bagian usus, menonjol melalui titik lemah pada otot perut. Benjolan yang dihasilkan dapat menyebabkan rasa sakit, terutama saat batuk, membungkuk, atau mengangkat benda berat, meskipun banyak kasus hernia tidak menimbulkan rasa sakit.

“Kami berupaya membekali tenaga medis kami dengan alat terbaik yang tersedia agar mereka dapat bekerja pada tingkat tertinggi,” kata Satyanegara, seorang ahli bedah saraf sekaligus direktur senior di Rumah Sakit Tzu Chi. “Ini adalah pencapaian penting dalam perjalanan kami untuk melayani lebih banyak pasien.”

Hernia Center di Rumah Sakit Tzu Chi, yang berakar dari kelompok kemanusiaan Buddhis Taiwan, dijalankan oleh tim ahli bedah yang menguasai teknologi robotik, memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan paling modern dan efektif yang tersedia.

Selain menangani pasien, Hernia Center juga berfungsi sebagai pusat pelatihan bagi tenaga medis. Para dokter dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam manajemen hernia melalui pengalaman langsung dengan bedah robotik.

Gunawan Susanto, Presiden Direktur Rumah Sakit Tzu Chi, mengatakan  meskipun perawatan hernia tampak sederhana, pendekatan menyeluruh tetap diperlukan, mulai dari diagnosis hingga perawatan pascaoperasi. “Kami berkomitmen mendidik dan membimbing pasien sepanjang proses perawatan,” katanya kepada wartawan dalam peluncuran Hernia Center pada 7 Oktober.

Sementara itu, Barlian Sutedja, seorang ahli bedah umum di Rumah Sakit Tzu Chi, menyoroti bahwa beberapa pasien mungkin tidak menyadari bahwa mereka mengidap hernia. “Di Hernia Center, kami menyediakan konsultasi dan pemeriksaan untuk menentukan apakah gejala yang dialami berkaitan dengan hernia, serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencegah komplikasi.”

Dokter di Hernia Center telah menangani 40 pasien menggunakan robot bedah. “Bedah robotik untuk pengobatan hernia sangat efektif dalam mengurangi nyeri, terutama pada kasus yang rumit, sehingga menjadi pilihan ideal bagi banyak pasien,” kata Barlian.

Peritel India beralih ke strategi hiperlokal seiring ekspansi berbasis kota mulai kehilangan relevansi

Peritel memanfaatkan data pasar mikro untuk menentukan lokasi pembukaan toko.

Siam Piwat terapkan standar ramah lingkungan bagi seluruh tenant mal di Bangkok

Permintaan pascapandemi mendorong pergeseran menuju konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Nando's andalkan desain gerai untuk menangi persaingan lokasi drive-thru

Jaringan restoran ini membidik lokasi premium di luar klaster QSR tradisional.

Restoran ramah hewan peliharaan berpotensi dongkrak lalu lintas mal di pusat kota Hong Kong

Belanja akhir pekan diperkirakan lebih menguntungkan mal di pusat kota dibandingkan pusat perbelanjaan di pinggiran.

Uniqlo buka gerai interaktif koleksi pakaian untuk cuaca panas di Singapura

Pengunjung dapat merasakan langsung fungsi kain melalui instalasi interaktif.

Pelonggaran sewa tarik kembali peritel ke jalanan Hong Kong

Toko di lantai dasar menawarkan visibilitas lebih tinggi bagi peritel makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Kepergian Deliveroo picu duopoli pengiriman makanan di Singapura

Konsolidasi pasar diperkirakan mendorong kenaikan biaya pengiriman dan komisi merchant seiring dominasi Grab dan Foodpanda.

Merek-Merek lepaskan 20 juta pembeli demi konsumen kelas atas Asia

Sekitar 20 juta konsumen berhenti membeli produk mewah tahun lalu.

AI merambah toko kelontong di Filipina

Penerapan yang lebih luas berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga US$48 miliar pada 2030.

Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit

Langkah ini memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan kota tersebut.