BCA Digital berupaya menarik minat remaja ke perbankan digital | Asian Business Review
, Indonesia
792 views
Lanny Budiati, president-director at BCA Digital

BCA Digital berupaya menarik minat remaja ke perbankan digital

Lebih dari 2.500 rekening telah dibuka dalam waktu kurang dari enam bulan.

BCA Digital meluncurkan bluAccount for Teens untuk mengajarkan manajemen keuangan yang cerdas kepada remaja, sekaligus memperkenalkan perbankan sebagai pintu gerbang menuju kemandirian finansial.

“Kami menghadirkan bluAccount for Teens agar remaja mudah membuka rekening tabungan sendiri, cukup dengan menggunakan smartphone yang terhubung ke internet,” kata Lanny Budiati, Presiden Direktur BCA Digital, dalam pidatonya di acara bluAcademy TGIF!: Teens Guide Into Finance di Jakarta.

Orang tua dapat memantau transaksi rekening tersebut, yang dibuka untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun.
Budiati menjelaskan bahwa dengan bluAccount, para remaja bisa melakukan pembayaran melalui kode QR (quick response) atau secara online saat memesan makanan, memesan layanan ride-hailing, atau membeli skin game, pulsa ponsel, dan transaksi lainnya.

Lebih dari 2.500 pengguna telah bergabung sejak pemberi pinjaman digital Indonesia ini meluncurkan produk tersebut pada Juli 2024, dengan total simpanan mencapai US$61.300 (Rp2,9 miliar) per 31 Desember 2024. Rata-rata saldo rekening sekitar US$67 (Rp1,1 juta).

Edwin Tirta, Senior Vice President sekaligus Head Digital Business di BCA Digital, mengaitkan tingginya adopsi ini dengan meningkatnya kesadaran finansial di kalangan remaja Indonesia.

“Beberapa tren utama yang mendorong penggunaan bluAccount for Teens antara lain gaya hidup digital-first, di mana remaja lebih memilih bertransaksi melalui aplikasi digital; masyarakat yang semakin cashless yang mengurangi penggunaan uang tunai fisik dan beralih ke dompet digital serta kartu virtual,” katanya kepada Asian Banking & Finance di sela-sela peluncuran produk. “Selain itu, ada juga keinginan yang semakin kuat untuk mandiri secara finansial.”

Tirta mengatakan orang tua tetap perlu membimbing anak-anak mereka dalam mengelola keuangan, dan persetujuan orang tua diperlukan sebelum bluAccount dapat dibuka secara online. Orang tua dapat memantau transaksi keuangan yang dilakukan anak melalui notifikasi email.

“Dengan mekanisme ini, orang tua bisa merasa lebih tenang karena tetap mengetahui aktivitas keuangan anak tanpa harus membatasi kemandirian mereka secara berlebihan dalam belajar mengelola keuangan,” tambahnya.

BluAccount for Teens juga berfungsi sebagai alat edukasi keuangan dengan membantu anak memahami tabungan, mengelola pengeluaran, dan menghindari jebakan keuangan seperti utang, kata Tirta. Ia menambahkan bahwa BCA Digital melihat potensi segmen perbankan remaja sebagai pendorong pertumbuhan dalam lima tahun ke depan.
 

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

Radjak luncurkan unit cepat jantung dan stroke untuk tanggap darurat perkotaan

Model ini berpotensi diperluas ke jaringan rumah sakit urban seiring meningkatnya kebutuhan.

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

WA Health perluas sistem pesan digital untuk memperkuat respons darurat

Platform ini menggantikan pager, panggilan telepon, dan SMS untuk memangkas keterlambatan koordinasi.

AHCC perkuat layanan kanker lewat program Patient Advisor

Pendamping pasien membangun kepercayaan, menjelaskan prosedur, hingga memastikan tindak lanjut terapi.

DFI Retail perbarui toko Guardian dan IKEA untuk pengalaman belanja lebih cerdas

Bisnis tidak lagi sekadar transaksi, tetapi semakin bersifat advisori.

Mal di Indonesia prioritaskan pembaruan dibanding ekspansi

Perubahan ini mencerminkan fokus Thailand pada leisure dan Jepang pada efisiensi.

Oh!Some mengandalkan retail berbasis pengalaman untuk menarik konsumen

Layout toko interaktif, kolaborasi, dan event langsung bertujuan mendorong kunjungan ulang.

Departemen store di Singapura mengecil, tambahkan konsep kuliner dan wellness

Media sosial dan e-commerce menaikkan ekspektasi konsumen.