Rantai apotek asal Vietnam memanfaatkan teknologi untuk melayani pelanggan lebih baik | Asian Business Review
, Vietnam
751 views
Photo via Pexels

Rantai apotek asal Vietnam memanfaatkan teknologi untuk melayani pelanggan lebih baik

FPT Long Chau berkomitmen untuk inovasi dan personalisasi dengan tidak mengorbankan kepercayaan pelanggan.

Sebagai seorang yang memperhatikan dinamika pasar, inovasi digital, dan kesehatan masyarakat, FPT Long Chau telah muncul sebagai pelopor di industri apotek Vietnam. Dengan lebih dari 1.700 apotek dan jutaan customer yang dilayani setiap bulan, fokus mereka saat ini adalah menganalisis preferensi pelanggan untuk memberikan rekomendasi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Di Retail Asia Forum baru-baru ini di Kota Ho Chi Minh, Nguyen Do Kuan, chief operating officer FPT Long Chau membahas bagaimana bisnis seperti mereka memanfaatkan teknologi untuk merampingkan operasi dan mengelola volume transaksi yang besar secara efisien.

FPT Long Chau, memproses lebih dari 12 juta transaksi setiap bulan melalui berbagai saluran termasuk platform online dan toko fisik, menunjukkan dampak signifikan dari integrasi teknologi terhadap efisiensi operasional.

Beroperasi di seluruh jaringan toko nasional yang luas, rantai apotek ini memastikan distribusi layanan kesehatan yang adil dengan mempertahankan harga yang seragam dan standar kualitas di daerah perkotaan dan pedesaan.

Komitmen kelompok ini untuk meningkatkan pengalaman pelanggan juga dibuktikan lebih lanjut dengan integrasi AI yang inovatif.

Selain itu, FPT Long Chau juga telah membangun basis pelanggan setia yang melebihi sembilan juta pengguna reguler di platform akun resminya dengan menyesuaikan rekomendasi berdasarkan preferensi dan demografi individu.

Namun, Kuan memperingatkan agar tidak menerapkan AI secara sembarangan, dan menekankan perlunya pemahaman yang mendalam tentang preferensi pelanggan.

Dia mengatakan bahwa personalisasi seharusnya tidak invasive, tetapi harus menunjukkan empati dan dukungan.

Kuan juga mendesak para pemangku kepentingan industri untuk mengutamakan kepercayaan pelanggan daripada canggihnya teknologi.

Ke depan, Kuan menguraikan tujuan ambisius FPT Long Chau untuk melampaui model ritel tradisional dan menjadi tokoh sentral dalam ekosistem kesehatan.

Dengan rencana mempelopori inisiatif vaksinasi dan memperluas layanan kesehatan, rantai apotek ini bertujuan mendefinisikan ulang perannya dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Kuan menyerukan kepada para peritel untuk merangkul transformasi digital sebagai katalis untuk inovasi dan pertumbuhan, mendesak mereka untuk merintis jalan menuju masa depan yang lebih terintegrasi dan berpusat pada pelanggan.

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

Radjak luncurkan unit cepat jantung dan stroke untuk tanggap darurat perkotaan

Model ini berpotensi diperluas ke jaringan rumah sakit urban seiring meningkatnya kebutuhan.

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

WA Health perluas sistem pesan digital untuk memperkuat respons darurat

Platform ini menggantikan pager, panggilan telepon, dan SMS untuk memangkas keterlambatan koordinasi.

AHCC perkuat layanan kanker lewat program Patient Advisor

Pendamping pasien membangun kepercayaan, menjelaskan prosedur, hingga memastikan tindak lanjut terapi.

DFI Retail perbarui toko Guardian dan IKEA untuk pengalaman belanja lebih cerdas

Bisnis tidak lagi sekadar transaksi, tetapi semakin bersifat advisori.

Mal di Indonesia prioritaskan pembaruan dibanding ekspansi

Perubahan ini mencerminkan fokus Thailand pada leisure dan Jepang pada efisiensi.

Oh!Some mengandalkan retail berbasis pengalaman untuk menarik konsumen

Layout toko interaktif, kolaborasi, dan event langsung bertujuan mendorong kunjungan ulang.

Departemen store di Singapura mengecil, tambahkan konsep kuliner dan wellness

Media sosial dan e-commerce menaikkan ekspektasi konsumen.