OCBC perluas akses wealth management berbasis digital | Asian Business Review
, Indonesia
1808 views

OCBC perluas akses wealth management berbasis digital

Mobile banking membawa layanan investasi ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

PT Bank OCBC NISP Tbk memanfaatkan digital banking untuk memperluas akses layanan wealth management di Indonesia, menggeser layanan yang sebelumnya lebih ditujukan bagi nasabah kaya (high-net-worth individuals) agar dapat dijangkau basis nasabah yang lebih luas.

Wealth management secara tradisional dibangun di atas kunjungan tatap muka ke cabang dan diskusi panjang dengan relationship manager, kata Johannes Husin, Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk, kepada Asian Banking & Finance.

Nasabah biasanya harus datang langsung ke cabang untuk berinvestasi, meninjau portofolio, atau mendapatkan konsultasi keuangan.

Menurut Husin, digitalisasi membuat wealth management semakin mudah dijangkau oleh nasabah muda dan melek teknologi. Ia mengutip data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang menunjukkan bahwa 54% investor pasar modal berusia di bawah 30 tahun per Desember 2025.

"Fenomena ini menunjukkan bahwa wealth management bergeser dari layanan eksklusif menjadi solusi keuangan yang dapat diakses oleh lebih banyak segmen nasabah," ujarnya dalam jawaban tertulis melalui email.

Kini, nasabah dapat menyelesaikan proses onboarding, profil risiko, pemantauan pasar, transaksi investasi, hingga peninjauan portofolio melalui platform mobile banking OCBC.

Husin menambahkan, digitalisasi juga menurunkan hambatan yang dulu membatasi wealth management hanya untuk nasabah kaya, dengan mengurangi ketergantungan pada proses manual dan konsultasi tatap muka.

OCBC mencatat porsi transaksi wealth management melalui kanal digital naik menjadi 44% pada 2025, dari 30% pada tahun sebelumnya.

Volume transaksi obligasi di platform digitalnya melonjak 89% secara tahunan (year on year), sementara jumlah transaksi obligasi naik 50%.

Bank ini juga mencatat kenaikan 8% secara tahunan pada jumlah pengguna aktif internet banking dan mobile banking individu di kuartal pertama, sementara pengguna aktif OCBC Business Mobile tumbuh 20%.

Aset kelolaan (assets under management) wealth management OCBC tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29% dari 2022 hingga 2025, mencapai lebih dari US$6,7 miliar (Rp120 triliun) pada akhir 2025.

Husin mengatakan bank menargetkan layanan wealth management yang semakin digital, personal, dan mudah diakses oleh seluruh segmen nasabah.

"Pemanfaatan data membantu kami melayani bukan hanya nasabah kaya, tetapi seluruh segmen," tutupnya.

Sektor bioteknologi India perlu tingkatkan riset orisinal demi dorong inovasi

Innovation pipeline-nya telah tumbuh menjadi lebih dari 2.

CMUH patok harga robot perawat di bawah biaya perawat

Sistem yang dikembangkan rumah sakit ini dirancang untuk terintegrasi dengan alur kerja klinis.

Brand sportswear andalkan rantai pasok demi jaga margin

Aktivitas outdoor dan olahraga wanita diperkirakan menopang permintaan di kawasan ini.

IKEA Indonesia perdalam kemitraan pemasok lokal

Retailer ini bekerja sama dengan 18 pemasok Indonesia di tiga kategori produk.

Bagaimana celah asuransi siber dapat membuat kerusakan pada pabrik

Penghentian produksi bisa lebih merugikan dibanding pencurian data bagi operator industri.

Bencana beruntun ungkap celah asuransi di Filipina

Hanya 10 dari 51 perusahaan asuransi nonlife yang tergabung dalam pool risiko bencana.

Asuransi Jepang lepas kepemilikan saham korporasi usai kasus pelanggaran

Kelompok-kelompok besar berencana memangkas saham strategis hingga nol dalam enam hingga tujuh tahun ke depan.

DBS Indonesia luncurkan layanan portofolio SGD untuk nasabah kaya

Mandiri Investasi akan mengelola dana pada instrumen obligasi, saham, dan emas.

ExxonMobil perluas layanan predictive maintenance di Indonesia

Tujuh lokasi mereka kini menggabungkan lubrication management dengan analisis oli.

PGE bangun keandalan pembangkit geotermal sejak hari pertama proyek

Operator menggunakan data lapangan untuk meningkatkan kinerja jangka panjang.